Kompetisi bola voli paling bergengsi di Tanah Air, Proliga 2026, resmi bergulir dengan atmosfer panas sejak pekan pertama. Seri pembuka Proliga 2026 digelar pada 8–11 Januari 2026 di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, dan langsung menyajikan deretan pertandingan besar di sektor putra maupun putri.
Salah satu laga yang paling menyita perhatian publik voli nasional adalah duel sektor putri antara Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Electric PLN, yang sekaligus menandai kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung Proliga bersama Pertamina Enduro. Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan sarat sejarah, gengsi, dan rivalitas panjang.
Proliga 2026 Langsung Panas Sejak Hari Pertama
Sejak hari pertama, Proliga 2026 sudah menyuguhkan laga-laga bergengsi yang melibatkan tim unggulan dan tim debutan dengan ambisi besar. Dua tim milik institusi kepolisian membuka rangkaian pertandingan seri Pontianak.
Di sektor putri, Jakarta Popsivo Polwan dijadwalkan menghadapi Medan Falcons. Popsivo Polwan datang dengan status runner-up Proliga musim sebelumnya, sehingga ekspektasi publik terhadap performa mereka cukup tinggi.
Sementara di sektor putra, Jakarta Bhayangkara Presisi yang berstatus juara bertahan, langsung diuji oleh tim debutan Medan Falcons Tirta Bhagasi. Meski baru tampil di Proliga, Falcons Tirta Bhagasi tidak bisa dipandang sebelah mata karena diperkuat nama-nama berpengalaman seperti Fahry Septian Putratama, Bagus Wahyu, dan Luvi Febrian.
Ulangan Final: Pertamina Enduro vs Electric PLN
Sorotan utama pekan pertama Proliga 2026 tertuju pada hari kedua, ketika Jakarta Pertamina Enduro berhadapan dengan Jakarta Electric PLN di sektor putri.
Laga ini menjadi ulangan final Proliga 2017, yang kala itu dimenangkan oleh Electric PLN. Meski sudah berselang cukup lama, aroma rivalitas masih sangat terasa. Kedua tim dikenal sebagai kekuatan besar di voli putri Indonesia dengan basis pemain berkualitas dan manajemen yang solid.
Pertamina Enduro datang sebagai juara bertahan, meski harus menghadapi tantangan besar karena absennya Junaida Santi, pemain terbaik Proliga musim lalu, yang masih menjalani pemulihan cedera. Namun, kehilangan tersebut sedikit terobati dengan kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi, yang menjadi magnet utama perhatian publik.
Megawati Hangestri, Faktor Pembeda
Kehadiran Megawati Hangestri di skuad Pertamina Enduro memberikan dimensi baru dalam persaingan Proliga 2026. Pemain yang dikenal dengan julukan “Megatron” ini memiliki pengalaman internasional, mental juara, serta kemampuan menyerang yang menjadi ancaman serius bagi lawan.
Megawati bukan hanya diandalkan sebagai mesin poin, tetapi juga sebagai pemimpin di lapangan. Pengalamannya bermain di level internasional membuatnya lebih matang dalam membaca permainan, menjaga stabilitas tim di momen krusial, dan mengangkat kepercayaan diri rekan-rekannya.
Bagi Pertamina Enduro, Megawati diharapkan mampu menutup celah yang ditinggalkan Junaida Santi, sekaligus menjaga dominasi tim sebagai kandidat kuat juara musim ini.
Jakarta Electric PLN Tak Datang untuk Mengalah
Di sisi lain, Jakarta Electric PLN juga datang ke Proliga 2026 dengan ambisi besar. Sebagai salah satu klub tersukses dalam sejarah Proliga putri, Electric PLN dikenal memiliki tradisi kuat dan mental kompetitif tinggi.
Ulangan final melawan Pertamina Enduro menjadi momen penting bagi Electric PLN untuk menunjukkan bahwa mereka masih menjadi penantang serius gelar juara. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda membuat Electric PLN tetap berbahaya, terutama dalam laga-laga besar yang sarat tekanan.
Bagi Electric PLN, mengalahkan Pertamina Enduro di awal musim bukan hanya soal poin, tetapi juga pernyataan psikologis kepada pesaing lain.
Jadwal Proliga 2026 Seri Pontianak (8–11 Januari)
Berikut gambaran jadwal utama Proliga 2026 seri pertama di Pontianak:
- Hari 1 (8 Januari 2026)
- Jakarta Popsivo Polwan vs Medan Falcons (Putri)
- Jakarta Bhayangkara Presisi vs Medan Falcons Tirta Bhagasi (Putra)
- Hari 2 (9 Januari 2026)
- Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN (Putri)
- Laga sektor putra lainnya
- Hari 3–4 (10–11 Januari 2026)
- Pertandingan lanjutan sektor putra dan putri sesuai jadwal resmi Proliga
Jadwal ini menjadi penentu awal peta persaingan, khususnya untuk tim-tim unggulan yang membidik posisi puncak klasemen sejak seri pembuka.
Atmosfer Panas di Pontianak
Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah seri pembuka memberikan warna tersendiri bagi Proliga 2026. Antusiasme masyarakat Kalimantan Barat terhadap voli cukup tinggi, dan kehadiran tim-tim besar diprediksi akan menyedot ribuan penonton ke GOR Terpadu A. Yani.
Atmosfer kandang yang penuh semangat diyakini akan menambah tensi pertandingan, terutama pada laga-laga besar seperti Pertamina Enduro vs Electric PLN.
Prediksi dan Dampak Laga
Duel antara Pertamina Enduro dan Electric PLN diprediksi berlangsung ketat dan emosional. Pertamina Enduro memiliki keuntungan dengan kehadiran Megawati, sementara Electric PLN mengandalkan kekompakan tim dan pengalaman menghadapi laga besar.
Hasil pertandingan ini akan sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri kedua tim di sisa musim. Kemenangan di awal Proliga sering kali menjadi modal penting untuk menjaga konsistensi performa hingga babak final four.
Penutup
Proliga 2026 langsung menghadirkan tensi tinggi sejak pekan pertama. Laga Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan duel sarat sejarah, gengsi, dan pembuktian kekuatan.
Kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi menambah daya tarik kompetisi dan membuat sektor putri Proliga 2026 semakin kompetitif. Dengan jadwal padat dan kualitas tim yang merata, Proliga musim ini diprediksi menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi pencinta voli Indonesia, pekan pertama Proliga 2026 adalah momentum yang wajib disaksikan.
Baca Juga : Marc Marquez Tak Ingin Anaknya Terjun ke MotoGP
Cek Juga Artikel Dari Platform : beritabandar

