Penggerebekan Besar Otoritas Meksiko
Otoritas Meksiko melakukan penyitaan besar-besaran terhadap puluhan motor balap MotoGP bernilai fantastis yang diduga berkaitan dengan jaringan kejahatan internasional. Total nilai koleksi tersebut ditaksir mencapai USD40 juta atau setara ratusan miliar rupiah. Menariknya, di antara motor-motor yang disita, terdapat Ducati Desmosedici GP yang pernah digunakan dua legenda MotoGP, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.
Informasi ini mencuat setelah Federal Bureau of Investigation atau FBI mengunggah detail penyitaan tersebut melalui akun media sosial resminya. Unggahan itu langsung menarik perhatian publik dunia, khususnya penggemar MotoGP, karena melibatkan nama-nama besar dalam sejarah balap motor.
Diduga Milik Buronan Utama FBI
Motor-motor MotoGP tersebut diduga merupakan bagian dari koleksi pribadi Ryan Wedding, seorang buronan utama FBI. Wedding diketahui merupakan mantan atlet snowboarding asal Kanada yang beralih ke dunia gelap narkotika. Namanya masuk daftar buronan setelah didakwa terlibat dalam jaringan kartel narkoba internasional.
Ryan Wedding disebut memiliki peran penting dalam distribusi obat-obatan terlarang ke Amerika Serikat. Bisnis ilegal tersebut diyakini menjadi sumber kekayaannya, termasuk untuk membiayai gaya hidup mewah dan koleksi kendaraan langka bernilai tinggi, seperti motor MotoGP eks pabrikan.
Jejak Kasus Narkoba Ryan Wedding
Kasus Ryan Wedding bukanlah cerita baru bagi aparat penegak hukum. Ia pernah dipenjara pada 2009 terkait pelanggaran narkoba dan dibebaskan setahun kemudian. Namun, alih-alih menjauh dari dunia kejahatan, Wedding justru kembali terjerumus dalam jaringan narkotika berskala lebih besar.
Pada 2024, ia kembali didakwa atas sejumlah pelanggaran serius dan sejak saat itu masuk dalam daftar buronan. Pemerintah Amerika Serikat bahkan menetapkan hadiah sebesar USD15 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat terkait keberadaannya. Hingga kini, Wedding masih dalam pelarian dan diyakini berpindah-pindah negara untuk menghindari penangkapan.
Koleksi Motor MotoGP Bernilai Fantastis
Salah satu temuan paling mencolok dalam penggerebekan ini adalah puluhan motor MotoGP yang diduga hasil koleksi pribadi Ryan Wedding. Motor-motor tersebut bukan replika, melainkan motor balap asli yang pernah digunakan di lintasan kejuaraan dunia.
Di antara koleksi itu terdapat Ducati Desmosedici GP yang memiliki nilai historis tinggi karena pernah dikendarai Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Motor jenis ini tidak dijual bebas ke publik dan hanya dimiliki oleh tim atau kolektor kelas atas dengan akses khusus, sehingga keberadaannya di tangan seorang buronan narkoba langsung memicu perhatian luas.
Peran FBI dan Publikasi ke Media
Kantor cabang FBI di Los Angeles turut membagikan foto-foto hasil sitaan melalui media sosial. Dalam unggahan tersebut, terlihat deretan motor MotoGP yang tersusun rapi, memperlihatkan betapa besarnya skala koleksi tersebut. Publikasi ini dilakukan sebagai bagian dari transparansi penegakan hukum sekaligus peringatan bahwa aset hasil kejahatan lintas negara akan terus diburu.
Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa kerja sama internasional antara otoritas Meksiko dan Amerika Serikat berjalan aktif, terutama dalam membongkar jaringan kartel narkoba yang memiliki operasi lintas batas.
Reaksi Dunia MotoGP
Kabar penyitaan motor MotoGP ini mengejutkan banyak penggemar balap. Nama Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang identik dengan prestasi dan kejayaan MotoGP tiba-tiba terseret dalam pemberitaan kriminal, meski hanya sebatas motor yang pernah mereka gunakan.
Bagi dunia MotoGP, peristiwa ini menyoroti sisi lain dari nilai tinggi memorabilia balap. Motor-motor eks pembalap legendaris memiliki nilai ekonomi dan simbolis yang sangat besar, sehingga rawan dijadikan objek koleksi oleh pihak-pihak dengan latar belakang gelap.
Aset Kejahatan dan Proses Hukum Selanjutnya
Motor-motor MotoGP tersebut kini berada di bawah penguasaan otoritas Meksiko dan diperkirakan akan menjadi barang bukti penting dalam proses hukum terhadap Ryan Wedding dan jaringannya. Tidak menutup kemungkinan, aset-aset tersebut nantinya akan dilelang atau diserahkan ke negara terkait sesuai dengan keputusan pengadilan.
Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana hasil kejahatan terorganisir dapat merambah ke dunia olahraga dan koleksi bernilai tinggi. Penegak hukum berharap penyitaan ini dapat memutus aliran dana kartel narkoba sekaligus mempersempit ruang gerak para buronan.
Penutup
Penyitaan puluhan motor MotoGP, termasuk Ducati Desmosedici GP yang pernah ditunggangi Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, menjadi pengingat bahwa dunia kejahatan terorganisir sering bersembunyi di balik kemewahan. Otoritas Meksiko dan FBI kini terus memburu Ryan Wedding, sosok yang diduga berada di balik koleksi fantastis tersebut. Sementara itu, dunia MotoGP kembali diingatkan bahwa nilai sejarah dan prestise balap motor juga bisa menarik perhatian pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga : Ducati Tak Berani Lepas Marc Marquez Usai MotoGP 2026
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : capoeiravadiacao

